Sunday, October 7, 2012

Cara Trading dengan Bollinger Bands

Indikator Bollinger Bands terdiri dari tiga band, yang 85% dari waktu  dalam batas-batas :
  • Simple moving average (SMA) in ditengah   (dengan nilai default 20)
  • Lower band – SMA minus 2 standar deviasi
  • Upper band – SMA ditambah 2 standar deviasi
Nilai default untuk Bollinger Bands di Forex adalah (20,2) -

Ketika pasar menjadi lebih tidak stabil, bands akan sesuai dengan pelebaran dan bergerak menjauh membentuk garis tengah. Ketika pasar melambat dan menjadi kurang stabil, bands akan bergerak lebih dekat bersama.

Indikator Bollinger Bands dibuat untuk mengukur volatilitas pasar dan menyediakan banyak informasi yang berguna diantaranya adalah untuk menentukan,

  • Arah trend
  • Tren kelanjutan atau berhenti sejenak
  • Periode konsolidasi pasar
  • Periode  breackout volatilitas besar mendatang
  • Puncak dan harga terendah pasar relatif dan target harga.
Bagaimana Cara Trading dengan Bollinger Bands
 

Bila Harga bergerak di atas chanel banduptrend,
lebih rendah – downtrend, Hal ini sangat sederhana untuk mengidentifikasi mendominasi arah harga hanya dengan menjawab pertanyaan: dalam bagian mana dari Bollinger band harga saat ini diperdagangkan?


  1. Jika harga tetap di atas garis tengah-dalam chanel atas – maka kita mendapatkan uptrend yang berlaku.
  2. Jika di bawah garis tengah – dalam chanel yang lebih rendah – maka kita mendapatkan downtrend yang berlaku.


Dan hanya jika anda telah kehilangan awal dari tren, Bollinger bands dapat membantu Anda mendapatkan trend, cukup mencari perpotongan grafik terhadap garis tengah Bollinger band dan Masuk dalam arah trend.

Volatilitas yang rendah, diikuti dengan breakout volatilitas yang tinggi.
Ketika Bollinger band mulai mempersempit ke titik ketika mereka secara visual membentuk rentang ketat rapi (diukur ada cara lain selain oleh mata), seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah, sinyal situasi kenaikan yang akan datang dalam volatilitas setelah  pasar break.
 



Harga bergerak di luar band – kelanjutan trend

Ketika harga bergerak dan menutup di luar Bollinger band atas atau bawah, ini menunjukkan kelanjutan dari tren. Dengan itu  Bollinger band terus memperluas sebagai volatilitas meningkat.


Tetapi tidak selalu straight forward: di beberapa titik di luar  penutupan Bollinger band akan berarti kelelahan harga dan pembalikan (reversal) tren mendatang.


Dengan Bollinger band saja kita tidak dapat mengidentifikasi pola kelanjutan dan pembalikan dan kita memerlukan dukungan dari indikator lain, seperti yang sering dipakai adalah : 

  • Relative Strength Index (RSI), 
  • Average Directional Index (ADX) atau 
  • Moving average Convergence Divergence (MACD). 

secara umum semua jenis indikator yang menyoroti pasar yang berbeda dari volatilitas dan kecenderungan (pasar momentum, volume, kekuatan, dll divergensi).
 


Trend reversal patterns dengan band Bollinger.
 
Sebagai aturan, penutupan candle di luar Bollinger band kemudian diikuti oleh penutupan candle di dalam Bollinger band berfungsi sebagai sinyal awal membentuk trend pembalikan (reversal). Akan tetapi, bukan merupakan jaminan 100% dari trend pembalikan langsung.

Bollinger band juga mampu membantu pengenalan tentang double bottom pattern recognition dalam  perdagangan valas.
 

Pola W dan M  dengan Bollinger band.

Sebuah  double top or  pola M adalah setup menjual (Sell). Dengan Bollinger  band itu terjadi ketika urutan berikut terjadi:

  • Harga menembus band yang lebih rendah,
  • Menarik kembali ke garis tengah,
  • Harga terendah baru berikutnya terbentuk, dan harga terendah ini berada di atas band yang lebih rendah dan tidak pernah menyentuhnya.
  • Setup dikonfirmasi ketika harga mencapai dan melintasi garis Bollinger tengah.


Pada kenyataannya, pendekatan perdagangan yang sangat konservatif mengharuskan harga menyeberang dan menutup di sisi lain dari garis tengah Bollinger band sebelum perubahan trend dikonfirmasikan.

Seperti yang mungkin anda lihat, di tengah Bollinger band ada sebuah garis SMA 20 (default). Simple Moving Average (SMA) dengan sendirinya telah digunakan secara luas  sebagai indikator yang berdiri sendiri yang membantu Forex trader (pedagang valas) untuk mengidentifikasi trend yang berlaku dan mengkonfirmasi sinyal Trand.


Bollinger Bands – adalah sebuah indikator sederhana namun kuat, ideal untuk Trader yang suka gaya visual dalam bertrading valas.